Usia Anda baru genap 30 tahun, tapi sudah mengalami rambut rontok yang mengkhawatirkan Anda. Anda bertanya-tanya apa yang terjadi? Rambut memiliki siklus sendiri. Artinya akan ada masa di mana rambut berusia tua akan melepas dirinya. Kondisi ini disebut rambut rontok, untuk kemudian akan tumbuh rambut penggantinya. Siklus ini biasanya terjadi dalam jangka waktu 6 – 12 bulan, dan Anda normalnya hanya akan kehilangan 100 helai rambut dalam sehari. Tapi bila yang terjadi adalah Anda kehilangan ribuan rambut, kemungkinan besar stress atau siksaan fisik dan emosi menjadi penyebabnya.
Kemungkinan penyebab rambut rontok yang lainya adalah peningkatan hormon pria atau kesensitifan tidak biasa pada folicel rambut pada jumlah normal hormon pria.
memuat segala informasi seputar interior, program akuntansi, sewa mobil, action figures, printing, mainan, asuransi, susu, video chat, cat rumah, perawatan rambut.
Tampilkan postingan dengan label Rambut Rontok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rambut Rontok. Tampilkan semua postingan
Kamis, 24 Mei 2012
Senin, 09 April 2012
Rambut Rontok dan Faktanya
Adalah normal kehilangan rambut setiap hari, karena faktanya adalah kita kehilangan 100-125 helai rambut per harinya. Dalam siklus pertumbuhan rambut, rambut yang rapuh akan jatuh dengan sendirinya. Kejadian ini biasa disebut rambut rontok. Pada waktu tertentu, 10% rambut kita berada dalam fase istirahat, dan setelah 2-3 bulan beristirahat, rambut rontok pun terjadi dan rambut baru akan tumbuh. Namun ada juga sejumlah orang yang mengalami kerontokan rambut melebihi normal.
Salah satu fenomena yang mungkin terjadi terkait rambut rontok tersebut adalah androgenetic alopecia. Kerontokan jenis ini menyebabkan seseorang bisa kehilangan 95 persen rambutnya seiring pertambahan usia, yang dialami pria dan wanita. Hal ini tergolong normal sebagai bagian dari proses penuaan. Penyebab utama rambut rontok androgenetic alopecia adalah hormon testosterone. Berhubung pria yang memproduksi hormone ini lebih banyak, tidak heran bila ada pria mengalami kebotakan dini. Testosterone bisa diubah menjadi hormone dihydrotestosterone (DHT) dengan bantuan enzyme 5-alpha-reductase. DHT kemudian menyebabkan kantung rambut menipis sehingga selaput kulit kepala menebal, tidak elastis dan menghambat peredaran darah. Akibatnya kantung rambut tidak lagi produktif. Sebagai hasilnya, ketika terjadi rambut rontok, rambut penggantinya tidak dapat tumbuh kembali.
Salah satu fenomena yang mungkin terjadi terkait rambut rontok tersebut adalah androgenetic alopecia. Kerontokan jenis ini menyebabkan seseorang bisa kehilangan 95 persen rambutnya seiring pertambahan usia, yang dialami pria dan wanita. Hal ini tergolong normal sebagai bagian dari proses penuaan. Penyebab utama rambut rontok androgenetic alopecia adalah hormon testosterone. Berhubung pria yang memproduksi hormone ini lebih banyak, tidak heran bila ada pria mengalami kebotakan dini. Testosterone bisa diubah menjadi hormone dihydrotestosterone (DHT) dengan bantuan enzyme 5-alpha-reductase. DHT kemudian menyebabkan kantung rambut menipis sehingga selaput kulit kepala menebal, tidak elastis dan menghambat peredaran darah. Akibatnya kantung rambut tidak lagi produktif. Sebagai hasilnya, ketika terjadi rambut rontok, rambut penggantinya tidak dapat tumbuh kembali.
Langganan:
Postingan (Atom)