Pada awal April social media dan media massa ramai memberitakan sebuah mobil Alphard yang tergolong mobil mewah tapi mengisi bahan bakar premium. Hingga saat ini, belum diketahui siapa pemilik mobil Alphard berwarna putih tersebut. Dipastikan mobil pabrikan Toyota itu mengisi bbm premium terlihat dari warna dispenser berwarna kuning yang menjadi warn acuan khusus untuk premium. Sedangkan dispenser dengan pompa berwarna biru identik dengan Pertamax dan untuk merah dipakai di Pertamax Plus.
Cukup banyak yang mengomentari fenomena mobil Alphard mengisi premium. Salah satunya ekonom Dradjad Wibowo memaparkan orang kaya yang masih menggunakan Premium sebenarnya tidak bisa disalahkan 100 persen, karena tidak ada aturan tegas dari pemerintah.
Apa jadinya kalau mobil mewah sekelas mobil Alphard menggunakan bahan bakar subsidi premium? Menurut Kepala Bengkel Plaza Toyota Parman Suanda, premium tidak bagus untuk mobil mewah karena mobil mewah sekarang sudah dibuat untuk meminum bensin beroktan tinggi sebagai standar. Kalau bahan bakar tidak sesuai, mungkin dalam waktu dekat bersahabat dengan kantong, tapi dalam waktu lama-lama, mobil ngelitik alias performanya akan mengalami gangguan. Apabila pemilik mobil ngotot menggunakan premium untuk mobil Alphard atau mobil mewah lainnya, akan menyebabkan pembakaran tidak sempurna sehingga menimbulkan kerak-kerak di ruang bakar serta katup-katup.